Tentara Singapura Ditangkap Karena Ingin Berjihad

Singapura (Voa-Islam.com) – Pemerintah Singapura menahan seorang anggota tentara nasional dari Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) dengan undang-undang ISA karena diduga menjadi radikal akibat mencari video dan propaganda jihad di internet, demikian pernyataan Kementrian Dalam Negeri Singapura (MHA) hari Selasa (06/07).

Fadil Muhammad Abdul Hamid, 20, dituduh telah menjadi radikal setelah mengunduh propaganda dan video jihad di internet.

“Ia dipengaruhi oleh ajaran-ajaran ulama radikal seperti Anwar Al-Awlaki dan Sheikh Faiz Muhammad yang diposting secara online ‘dan menjadi yakin bahwa itu adalah kewajiban agama untuk melakukan jihad bersenjata bersama mujahidin lainya dan berusaha untuk menjadi syuhada, ” kata pernyataan dari MHA.

Fadil kemudian memulai komunikasi dengan ulama buruan Amerika, Anwar Al-Awlaki dan menyatakan keinginannya untuk melakukan jihad dengan senjata di tempat-tempat seperti Palestina, Irak dan Afghanistan. Dia telah ditahan pada tanggal 4 April lalu.

Dua orang Singapura lainnya – Anwar Muhammad Jailani, 44, dan Muhammad Thahir bin Shaik Dawood, 27 – juga dikenakan undang-undang Restriction Orders (RO) selama dua tahun dari tanggal 23 Juni, dimana mereka tidak boleh pindah tempat tinggal atau pekerjaan dan  berpergian tanpa persetujuan dari Direktur ISD (Departemen Keamanan Internal). Mereka juga tidak boleh mengeluarkan pernyataan publik, menghadiri pertemuan publik, atau mencetak, mendistribusikan atau terlibat dalam publikasi atau memperbanyak atau menyebarkan setiap rekaman suara atau video, membuka kantor, atau menjadi anggota dari setiap organisasi, asosiasi atau kelompok tanpa persetujuan dari Direktur ISD. Mereka juga harus melaporkan kepada ISD dengan tanggal dan waktu khusus dan harus hadir untuk konseling atau wawancara ketika diminta oleh Direktur ISD. Dan mereka bisa ditahan sewaktu-waktu jika tidak mematuhi kondisi dan pembatasan ini,” pernyataan MHA menambahkan.

..Ia dipengaruhi oleh ajaran-ajaran ulama radikal seperti Anwar Al-Awlaki dan Sheikh Faiz Muhammad yang diposting secara online ‘dan menjadi yakin bahwa itu adalah kewajiban agama untuk melakukan jihad bersenjata bersama mujahidin lainya dan berusaha untuk menjadi syuhada..

Jailani yang merupakan seorang guru agama, dikenakan Restriction Orders (RO) karena membagikan kepada para muridnya sejumlah kopi cd yang berisi rekaman suara ulama buruan Amerika Serikat, Anwar Al-Awlaki dan menyerukan Muslim untuk berpartisipasi dalam jihad melawan orang kafir dan musuh Islam lainnya.

Sedangkan Thahir, yang menjalankan bisnis kecil-kecilan merupakan murid dari Jailani, ia di tahan karena diduga menjadi radikal berkat pengaruh dari Jailani.

Secara terpisah MHA juga menyatakan bahwa seorang anggota Jemaah Islamiyah (JI) Mohd Noor Ibrahim telah dilepaskan dengan Perintah Penangguhan di bawah ISA pada 1 Juni.

Ibrahim, seorang agen terlatih, melarikan diri dari Singapura pada bulan Desember 2001 menyusul penangkapan besar-besaran anggota JI Singapura dalam operasi keamanan ISD, tapi kemudian tertangkap dan ditahan di bawah ISA pada bulan April 2007 dalam sebuah operasi gabungan dengan badan keamanan regional.

“Dia telah bekerja sama dalam penyelidikan dan menunjukkan kemajuan signifikan dalam rehabilitasi. Dia dinilai tidak lagi menimbulkan ancaman keamanan yang membutuhkan pencegahan penahanan, “kata MHA. (aa/st)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: