FPI Laporkan Ribka ‘Anak PKI’ dan Ulil ke Mabes Polri dan Kejagung

Jakarta (voa-islam) -Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) dan elemen masyarakat dari banyuwangi mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan dua orang. Ribka Tjiptaning Proletariati anak anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) dan Ulil Absor Abdala pentolan Jaringan Islam Liberal (JIL) yang juga Ketua Departemen Pengembangan Strategi Partai Demokrat.

Keduanya ini dianggap telah melakukan pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong (fitnah),dan telah memberikan pernyataan-pernyataan yg menyebarkan kebencian pada suatu golongan dengan tujuan pembubarana FPI atas dasar fitnah, dalam hal ini FPI yang dirugikan, ujar Ustadz Ahmad Sobri Lubis Sekjen FPI.

…“Kita ingin lihat apakah buku ini nantinya akan dilarang atau tidak”, Ustadz Sobri Lubis menjelaskan kepada wartawan…

Sebelum ke Mabes Polri FPI telah mendatangi Kejaksaan Agung memberikan beberapa bukti, dua buku milik Ribka Proletariati “Aku Bangga Menjadi Anak PKI” dan “Anak PKI Masuk Parlemen”.

“Kita ingin lihat apakah buku ini nantinya akan dilarang atau tidak”, Ustadz Sobri Lubis menjelaskan kepada wartawan.

Menurutnya di dalam buku itu amat jelas penyebaaran paham-paham komunis. Selain buku FPI juga mnyerahkan satu keeping VCD rekaman ceramah Ribka Proletariati di banyuwangi. Dalam ceramahnya Ribka mengajarkan bagaimana membangkitkan ajaran PKI- komunis yang penuh dendam. (Ibnudzar/hr

Iklan

2 Responses to FPI Laporkan Ribka ‘Anak PKI’ dan Ulil ke Mabes Polri dan Kejagung

  1. Kabul RKM says:

    FPI..FPI..Kapan kamu menjadi dewasa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: