من لأسرانا
Siapa yang menolong tawanan kita?
للشيخ أبي الزهراء الزبيدي حفظه الله
Oleh: Syaikh Abu Az Zahro Az Zubaidi –semoga Alloh menjaganya-
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Segala puji bagi Allah yang memperkasai langit dan bumi, yang Dia ‘Azza wa Jalla telah berfirman:
{ وَالَّذينَ كَفَرُواْ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءبَعْضٍ إِلاَّ تَفْعَلُوهُ تَكُن فِتْنَةٌ فِي الأَرْضِ وَفَسَادٌ كَبِيرٌ } الأنفال73
”Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. jika kamu (hai Para muslimin) tidak melaksanakan (apa yang telah diperintahkan) Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.”(Al Anfal: 73)
Sholawat dan salam kepada junjungan kita Rosululloh SAW yang telah menempa sahabatnya untuk tetap teguh dan bersabar dalam kerasnya ujian.
Diriwayatkan dari Khabbab bin Al Arat mengatakan, kami pernah mengeluhkan penderitaan kepada Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam yang ketika itu beliau beralaskan kain panjangnya di naungan ka’bah. Maka kami mengadu; ‘Tidakkah engkau meminta pertolongan untuk kami? Tidakkah engkau berdoa untuk kami? ‘ maka beliau bersabda; “Sungguh sebelum kalian ada orang yang diringkus kemudian digalikan lubang baginya dan ia ditimbun disana, lantas didatangkan gergaji dan diletakkan di kepalanya, sehingga kepalanya terbelah menjadi dua, dan ada yang disisir dengan sisir besi sehingga memisahkan tulang dan dagingnya namun semua siksaan itu tidak memalingkannya dari agamanya, demi Allah, perkara ini akan sempurna sehingga seorang pengendara bisa berjalan dari Shan’a hingga Hadramaut, dan ia tidak takut selain kepada Allah dan (cuma khawatir) srigala yang akan menerkam kambingnya, namun kalian ini orang yang suka tergesa-gesa.”Diriwayatkan oleh Bukhori
Kita tahu bahwa pertikaian antara haq dan bathil dimulai sejak Allah Jalla Jalaluh menciptakan Adam ‘Alahis salam yang tidak akan berhenti sampai hari kiamat. Pertikaian ini adalah sunnatullah dalam ciptaan-Nya. Ahlul haq akan terus mendapatkan bala, difitnah dan diuji sampai dada menjadi sesak. Semua cobaan ini adalah untuk menyaring barisan kaum muslimin untuk membedakan yang buruk dari yang baik agar mereka berhak mendapatkan derajat dan kekekalan di surga.
Ya, cobaan dan penderitaan yang dialami oleh umat muwahhid ini banyak dan sangat banyak, di antara cobaan yang besar adalah masuk ke madrasah Nabi Yusuf ‘Alaihis salam, yaitu menjadi tahanan karena Allah dan karena Din-Nya yang agung ”Yusuf berkata: “Wahai Rabbku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku.”Maka menjadi tahanan karena Alloh bukanlah suatu aib, akan tetapi ujian yang setelahnya akan diiringi anugerah. Akan tetapi penderitaan penjara amat banyak, kehilangan orang-orang tercinta, berkuasanya thoghut dan kerasnya siksaan yang dialami di dalam madrasah ini. Maka dalam rangka mendukung saudara-saudara kita yang mendekam dalam penjara, maka perlu bagi kita untuk Baca tulisan ini lebih lanjut
komentar dari pengunjung