Al-Qo’idah Sepeninggal Usamah Tetap Eksis Menegakkan Perintah Alloh

PENDAHULUAN

Alloh telah menentukan atas umat terakhir ini beberapa Faridhoh berat dan kewajiban besar sesuai dengan kadar kemuliaannya di sisi Alloh, dan sesuai dengan kadar kemuliaan Rosulnya sebagai penutup dan pemimpin para Nabi serta Imam bagi Para Rosul. Tanggung jawab itu sesuai dengan kadar kedudukan, dan kemuliaan umat ini terletak pada beban tugas dan jihadnya yang akan terus berlanjut hingga hari kiamat.

Robb kita Jalla wa `Alaa memerintahkan kita untuk berpegang teguh dengan Kitabulloh dan Sunnah Rosul-Nya sebagai sarana terbaik untuk menjaga keistiqomahan dalam menjalankan perintah-Nya ini. Mentari istiqomah dan keteguhan ini tidak akan pernah terbenam dari umat ini, berdasarkan sabda beliau SAW dari Mu`awiyah ra. yang berkata : Rosululloh SAW bersabda : “Akan senantiasa ada dari umatku satu kelompok yang tegak dengan perintah Alloh, orang yang hendak menghinakan dan menyelisihi mereka tidak akan membahayakan mereka hingga datang perintah Alloh sedangkan mereka tetap menang atas seluruh manusia ” (HR. Ahmad, Bukhori dan Muslim). Baca tulisan ini lebih lanjut

PARA PENGKHIANAT [TRANSAKSI TERHINA DALAM KRONIK HARAKAH ISLAM KONTEMPORER] I

 

ABU BAKAR NAAJIY

 

Judul Asli:

Al-Khowanah

Akhassu Shafqatin fi Ta`rikh Al-Harakaat Al-Islamiyyah Al-Mu’ashirah

 

 

Allah SWT berfirman,

وَقَدْ مَكَرُوْا مَكْرَهُمْ وَعِنْدَ اللَّهِ مَكْرُهُمْ وَإِنْ كَانَ مَكْرُهُمْ لِتَزُوْلَ مِنْهُ الْجِبَالُ (46)

“Dan Sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar Padahal di sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. dan Sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya.” [QS. Ibrahim (14): 46].

 

Allah SWT berfirman,

إِنَّ الَّذِيْنَ ارْتَدُّوْا عَلَى أَدْبَارِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْهُدَى الشَّيْطَانُ سَوَّلَ لَهُمْ وَأَمْلَى لَهُمْ (25) ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوْا لِلَّذِيْنَ كَرِهُوْا مَا نَزَّلَ اللَّهُ سَنُطِيْعُكُمْ فِي بَعْضِ اْلأَمْرِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ إِسْرَارَهُمْ (26)

“Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. Yang demikian itu karena Sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (orang-orang Yahudi): “Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan”, sedang Allah mengetahui rahasia mereka.” [QS. Muhammad (47): 25-26]. Baca tulisan ini lebih lanjut

‘Makhluk Halus’ Bernama Al-Qaida

Al-Qaida!

“Amerika tidak memerangi islam, tapi amerika memerangi Al-Qaida!” (Presiden AS, Obama, 10 September 2010)

Siapakah Al-Qaida? Sekali lagi, ia hanya sebuah tandhim atau organisasi atau jamaah yang bernama Qo’idatul Jihad yang tumbuh di dataran Afghanistan bersama tandhim Taliban. Amerika, negara superpower tunggal dunia dengan segala cerita kehebatan teknologi tempurnya, musuhnya hanya sekumpulan manusia yang bersatu dalam ikatan jamaah minal muslimin bernama Al-Qaida. Mereka seolah makhluk asing yang datang dari dunia lain. Sejenis ‘manusia pra sejarah’ yang hidup di goa-goa dan tidak pernah mau tunduk kepada Thaghut dunia, dari bangsa manapun.

Musuh Amerika hanya sebuah organisasi (tandhim atau jamaah) bukan sebentuk negara yang juga super power dengan senjata canggih dan jumlah tentara yang menggentarkan. Tapi hanya organisasi kecil, dengan senjata ala kadarnya, belum punya tank apalagi pesawat. Andalannya hanya AK-47. Baca tulisan ini lebih lanjut

22. Tekad baja, ….ciri mujahid perwira

Ya, … hanya mujahid yang punya tekad baja, yang mampu melakukan pukulan-pukulan terhadap musuh, … mampu merobek tembok dan dinding pertahanan mereka, hingga mereka mengerang, kesakitan, … lalu tewas mengenaskan, karena mereka hidup dalam kekafiran terhadap Dzat yang maha kuasa, … Baca tulisan ini lebih lanjut

DARI RAHIM IKHWANUL MUSLIMIN KE PANGKUAN AL-QAIDA [ SELESAI ]

AFGANISTAN: HIJRAH DAN I‘DAD

Sebuah Episode baru

Terimalah kabar gembira atas pengorbananmu, wahai fulan

Orang-orang yang hilang itu kini sampai di medan tempur

Mereka masuk dalam pentas sejarah melalui gerbang-gerbang Afghan

(Syair Syaikh Yusuf Abu Hilalah atas syahidnya –kamaa nahsabuhuu— Abdullah Azzam v). Baca tulisan ini lebih lanjut

Bagaimana perang akan berakhir?

بسم الله الواحد القهار


Sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad yang murah senyum lagi jago berperang.

كيف ستنتهي الحرب ؟

Bagaimana perang akan berakhir?

Tentara Jerman menyapu Eropa Barat dalam Perang Dunia II dengan Blitzkriegnya bahkan mencapai pantai Perancis maka tidak ada bagi tentara Wehrmacht dan kekuatan SS kecuali untuk menemukan rencana ambisius untuk menyeberangi Selat Inggris dan mencapai pantai Inggris dan menginvasi Kerajaan Inggris di negeri mereka sendiri, pada waktu itu Perdana Menteri Inggris Churchill menyalakan cerutu demi cerutu ketika ia mencoba untuk menjawab pertanyaan yang paling penting pada waktu itu: apa yang dibutuhkan Hitler sehingga mampu menginvasi Pulau Britania Raya?

Setelah diskusi hangat dengan penasihat militer bersama dengan realitas pemahamannya tentang mentalitas tentara Jerman, Churchill mencapai suatu keputusan strategis berdasarkan gagasan bahwa Jerman akan mampu mendarat di pantai Inggris hanya setelah mereka mampu menghancurkan Angkatan Udara Inggris sepenuhnya karena itu merupakan satu-satunya bahaya yang mengancam pasukan pendaratan Jerman itu sendiri, oleh karena itu British Council of War memutuskan untuk memanfaatkan semua sumber daya dalam negeri dan di koloni-koloni untuk memperkuat Royal Air Force sebagai baris terakhir pertahanan untuk menentukan jatuh dan tidaknya Inggris, pada saat itu komandan dari Angkatan Udara Jerman Goering (Sea Lion) melaksanakan operasi yang keras untuk mengontrol wilayah udara Inggris, membenarkan perkiraan Churchill dan penasihatnya! Oleh karena itu Churchill berkomentar mengenai hal ini, yang maknanya. . Jika saja terjadi konsensus di antara kita dan Jerman mengenai solusi politik, seperti konsensus yang terjadi antara kami dalam langkah-langkah strategis di sini maka perang tidak akan terjadi! Baca tulisan ini lebih lanjut

Istisyhad ( mati syahid )

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين والعاقبة للمتقين وصلى الله وسلم على بينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Istisyhad (mati syahid) itu bukan tujuan jihad tetapi tujuannya adalah izhharuddin (memenangkan agama Islam).
Dengan kata lain, tujuan dasar jihad adalah memenangkan agama Islam dari semua agama, bukan mati syahid.
Tentang keutamaan mati syahid.
1. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah Telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.”. (At taubah :111)
2. Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“ Allah telah menjamin bagi siapa saja yang keluar berperang di jalanNya, Dimana tidak ada yang mendorongnya keluar berperang selain karena keimananya padaKu dan membenarkan para utusanKu. (Aku menjamin) untuk memulangkannya bersama-sama dengan apa yang ia dapatkan baik berupa pahala maupun ghanimah atau Aku akan memasukkannya ke surga. Andaikata tidak memberatkan umatku, aku tidak akan tertinggal oleh pasukan yang berjihad. Dan aku ingin sekali untuk dapat terbunuh fi sabilillah lalu aku hidup (dan berperang lagi) hingga aku terbunuh. Kemudian aku hidup lagi (dan berperang) hingga terbunuh”. (Muttafaq alaih).
3. Dari Anas, bahwa Nabi SAW bersabda, Baca tulisan ini lebih lanjut

Bebaskan tawanan Muslim !

Saudara dan saudari kita tersayang yang ditahan oleh Kuffar dan orang-orang murtad terus meningkat begitu juga dengan penderitaan mereka. Kami mendengar mereka berteriak dari Cuba (Penjara Guantanamo), Abu Gharib (di Irak), dari penjara Amerika dan Inggris juga seluruh penjara di seluruh negeri Muslim, namun kita masih tidak bergerak. Kita masih tidak merasa malu atau menyesal dan keadaan mereka rasanya tidak mempunyai dampak sama sekali buat kita. Apakah rasa malu itu adalah melihat saudara Muslim kita berada di tangan Kuffar dan Murtad, namun kita hanya bisa duduk dan tidak melakukan apapun untuknya. Kita melihat bagaimana borgol pada tangan mereka membuat tangan mereka berdarah serta bagaimana kegelapan penjara mempengaruhi mereka dengan keras, namun kita kembali menutup mata kita. Kita melihat dengan jelas pelanggaran kehormatan, harta dan hidup mereka namun tindakan kita benar-benar mengabaikan itu. Kita melihat bagaimana khanzir sedang menghina mereka dengan menggunakan anjing dan bagaimana mereka melanggar kehormatan mereka dengan tindakan fisik dan penyimpangan seksual. Dimana dien kita? Dimana rasa jijik dan dimana orang-orang, yang jika mereka melihat darah akan mencoba untuk menghentikan pendarahan tersebut?
Baca tulisan ini lebih lanjut

MAHASISWA DAN DOSEN ANTARA JIHAD, BANGKU KULIAH DAN TUTOR

 

Oleh     : Syeikh Al-Mujahid Harist Abdus Salam Al-Mishriy
Penyusun : I. Arsadana
Source   : Qoluu Faqul! Anil Jihad

Berkata Imam Nawawi: Jika jihad menjadi fardhu ain maka ia lebih afdhal dari pada ilmu, sama saja apakah itu ilmu fardhu ain atau fardhu kifayah (Qolu Faqul 70)

Syeikh Al-Mujahid Harist Abdus Salam Al-Mishriy berkata:

Betapa ramainya orang-orang mengaku-aku bahwa mereka dalam jihad. Mereka berkata: “Kami dalam jihad”, pengakuan untuk menghiasi keengganan mereka mengikuti perang. Cobalah lihat gaya kehidupan mereka; pejabat aman bersama keluarganya, ini pedagang, lalu itu buruh, petani dan lihat disana mahasiswa Al-Azhar atau mahasiswa fakultas syareah (ushuluddin), kedokteran, ekonomi, ilmu politik atau ……Masing-masing menyangka dalam jihad, mereka boleh duduk meninggalkan perang, sedang dia di negerinya makan, minum, kuliah, kerja dengan senang santai menganggap apa yang mereka lakukan lebih baik dari perang. Mereka-mereka ini para pengubah dan penyeleweng harus duduk manis memperdalam Al-Kitab dan sunnah serta sirah tabi’in. (10) Baca tulisan ini lebih lanjut

LA IZZATA ILLA BIL JIHAD

Source : Tarbiyah Jihadiyah, Imam Al-Mujahid Abdullah bin Yusuf Azzam

1/ RUBAI BIN AMIR

Apa yang dimilikinya? Adakah dia memegang gelar doktor dalam ilmu ekonomi dan manajemen? Tidak, dialah yangg masuk istana Rustam dengan mengendarai kuda sehingga merobekkan permadaninya. Kudanya pendek dia juga pendek. Masuk tanpa tali sandal, membawa pedang atau tombak kuna dan mengendarai kudaf. Kuda itu masuk istan Rustam dan menginjak permadani yang digelar diatas lantainya. maka para pengawal Rustam berdiri untuk menangkapnya. namun Rubai berkata dengan tenang: Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.